Bersiaplah
Selalu periksa kendaraan Anda sebelum melibas medan berat. Pastikan aki Anda terpasang dengan benar, semua selang dalam kondisi yang layak, dan pelumas serta cairan terisi penuh, termasuk bahan bakar.
Selalu siaga
Begitu memasuki medan berat, aktifkan mode 4WD di kendaraan setiap kali Anda menghadapi situasi yang membutuhkan traksi tambahan. Memang sulit menggunakan mode 4WD setelah terjebak.
Santai saja
Kecepatan dan daya tidak diperlukan saat mengemudi di medan berat yang sukar diterjang. Pada 4WD rentang bawah, rasio gigi, dan kecepatan Jeep® yang rendah saat kendaraan diam akan membantu Anda melewati halangan di medan berat.
Lumpur
Untuk menjaga momentum, jangan menurunkan gigi dari yang seharusnya. Menginjak pedal gas secara berlebihan dapat membuat roda berputar dan menghilangkan traksi. Apabila Anda mulai kehilangan traksi di lumpur, putar kemudi Anda bolak-balik dengan cepat. Umumnya, hal ini akan membantu roda mencengkeram medan baru dan menarik Anda keluar. Apabila kehilangan traksi, BERHENTILAH. Roda yang berputar hanya akan menjebak Anda lebih dalam. Kuncinya adalah menjaga momentum ke depan.
Pasir
Juga pastikanlah bahwa keempat ban berada dalam kondisi prima dan memiliki tekanan udara yang pas. Hindari bepergian seorang diri, khususnya ketika menuju wilayah asing.
Bukit
CATATAN: Jangan mendaki bukit yang curam. Apabila bukit sangat curam dan Anda menyangsikan kemampuan Anda atau kendaraan untuk menaklukkannya, jangan mencobanya. Jangan pernah melalui dinding samping pada lereng yang curam karena hal ini mengakibatkan kendaraan kehilangan kestabilan. Menaklukkan off-road + mungkin akan sangat menantang. Ingat, melajulah sepelan mungkin. Gunakan akal sehat Anda dengan mengutamakan keselamatan.
Merangkak di Bebatuan
Menurunkan tekanan ban sebesar 3-5 Psi akan meningkatkan traksi dan membantu mencegah ban bocor. (Kembali ke tekanan normal setelah penggunaan dalam kondisi ini.) Ingatlah bahwa kecepatan yang ideal untuk menanjaki bebatuan adalah 1-3 mil per jam.
Melaju Perlahan
Jadikan lingkungan lebih baik dengan kedatangan Anda. Amati tanda yang terpasang dan tetaplah pada jalur serta area rekreasi medan berat (off road) yang disetujui. Gunakan penilaian baik Anda dalam menjaga keindahan dan keaslian area tersebut.
Pertanyaan Umum dan Glosarium
Pertanyaan Umum
Anda memiliki segudang pertanyaan, namun tidak punya banyak waktu? Tenanglah — kami telah menyusun daftar pertanyaan umum agar Anda dapat menghabiskan lebih sedikit waktu di depan komputer dan lebih banyak waktu untuk menikmati perjalanan.
Apa perbedaan antara sistem 4x4 penuh waktu dan paruh waktu?

Sistem 4x4 full time menggunakan diferensial tengah yang memungkinkan poros penggerak depan dan belakang berbelok pada kecepatan yang berbeda, sehingga memungkinkan penggunaan pada permukaan aspal kering untuk kondisi mengemudi normal. Sistem part time tidak menggunakan diferensial tengah serta mengunci poros penggerak depan dan belakang secara bersamaan. Dengan sistem paruh waktu, mode 4x2 hanya boleh digunakan dalam kondisi mengemudi normal dan mode 4x4 hanya boleh digunakan di medan berat ataupun pada permukaan basah atau licin.

Mengapa Anda tidak menggunakan saja sistem 4x4 paruh waktu pada permukaan yang kering?

Sistem 4x4 paruh waktu secara efektif mengunci poros penggerak depan dan belakang secara bersamaan serta membentuk unit penggerak tunggal yang tidak memungkinkan aksi diferensial antara poros penggerak depan dan belakang. Sistem transmisi yang bising dan terkunci (Momentum lompatan atau Crow Hop) dapat terjadi ketika kendaraan beroperasi, khususnya pada permukaan kering atau di jalanan berbelok. Terkuncinya sistem transmisi dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan panas dan memangkas umur suku cadang kendaraan.

Mengapa terjadi Momentum lompatan ("Crow Hop")?

Ketika kendaraan berbelok, setiap roda berputar dengan radius berbeda menuju lingkaran berbelok, sehingga roda bergerak pada kecepatan dan jarak yang berbeda. Apabila poros depan dan belakang kendaraan terkunci bersamaan serta berbelok pada permukaan yang kering, perbedaan kecepatan roda terkadang mengakibatkan terkuncinya sistem transmisi yang ditandai dengan "ledakan" atau "bergetarnya" kendaraan ketika salah satu roda kehilangan traksi secara paksa.

Dapatkah saya berpindah ke mode Rentang Atas 4x4 pada kecepatan berapa pun?

Pada sistem 4x4 Jeep® , perpindahan ke Rentang Atas 4x4 dapat dilakukan ketika kendaraan berhenti atau bergerak. Apabila kendaraan bergerak, perpindahan dapat dilakukan hingga 55 mil/jam (88 km/jam).

Berapa lama saya dapat berkendara pada Rentang Atas 4x4?

Dengan sistem paruh waktu, pengemudian berkepanjangan pada Rentang Atas 4x4 hanya direkomendasikan untuk digunakan di permukaan basah, lembek, atau licin. Dengan sistem penuh waktu, Anda tidak perlu khawatir untuk berpindah ke mode 4x2 ketika permukaan jalan meningkat.

Seberapa cepat saya dapat mengemudi pada Rentang Atas 4x4?

Anda dilarang berkendara melampaui batas kecepatan yang diizinkan pada kondisi jalan tersebut.

Apa yang dimaksud dengan Rentang Bawah 4x4?

Rentang Bawah 4x4 adalah mode yang dirancang khusus untuk penggunaan sementara ketika membutuhkan traksi tambahan dan daya tarik maksimum dalam kecepatan rendah. Poros penggerak depan dan belakang terkunci bersamaan serta daya mesin disalurkan melalui seperangkat roda gigi berbeda untuk menggandakan torsi. Jangan mencoba mengaktifkan atau menonaktifkan mode Rentang Bawah dengan kendaraan yang melaju lebih cepat dari 2 hingga 3 mil/jam (3 sampai 5 km/jam) dan jangan gunakan mode ini untuk mengemudi secara normal.

Dapatkah saya berpindah ke Rentang Bawah 4x4 pada kecepatan berapa pun?

Tidak. Dengan kendaraan yang bergerak dalam kecepatan 2 hingga 3 mil/jam (3 sampai 5 km/jam), pindahkan transmisi otomatis ke Netral atau jangan injak pedal kopling pada transmisi manual. Ketika kendaraan meluncur pada 2 hingga 3 mil/jam (3 hingga 5 km/jam), pindahkan tuas diferensial tengah ke Netral dan ke dalam posisi rentang bawah.

Seberapa cepat saya dapat berkendara di Rentang Bawah 4x4?

Tidak melampaui 25 mil/jam (40 km/jam).

Dapatkah saya berpindah ke Rentang Bawah 4x4 saat berhenti?

Perpindahan gigi ke atau beralih dari mode Rentang Bawah 4x4 mungkin dilakukan ketika kendaraan benar-benar berhenti; namun, masalah mungkin terjadi karena posisi gigi-gerigi tidak sepenuhnya selaras. Metode yang dianjurkan dalam menggunakan rentang bawah adalah memperlambat kecepatan hingga 2 sampai 3 mil/jam (3 hingga 5 km/jam) dan pada posisi transmisi Netral. Selagi masih bergerak maju, pindahkan tuas pemindah gigi ke posisi four-low (4 Low). Kemudian kembalikan transmisi ke gigi yang diinginkan. Bacalah buku manual Anda untuk petunjuk lebih detail.

Bagaimana jika saya tidak pernah mengaktifkan tombol Selec-Terrain® ?

Pada mode OTOMATIS, kendaraan akan otomatis memilih sistem kemudi yang tepat untuk keadaan yang dirasakannya.

Apakah pengoperasian suspensi Quadra-Lift® atau sistem Selec-Terrain® harus dalam kondisi parkir atau melaju?

Kendaraan dapat berada dalam kondisi Parkir ataupun bergerak untuk mengaktifkan suspensi udara Quadra-Lift® atau pengaturan Selec-Terrain® . Ketika kendaraan bergerak, pengemudi dapat memilih pengaturan ketinggian sistem Quadra-Lift sesuai kebutuhan secara manual atau membiarkan kendaraan memilih pengaturan optimal secara otomatis. Pengemudi juga dapat menggunakan tombol kendali Selec-Terrain® untuk mengoptimalkan sistem transmisi dan sistem kontrol rem bagi medan khusus. Terdapat berbagai ambang batas kecepatan untuk beragam pengaturan ketinggian Quadra-Lift® . Misalnya, pengemudi dapat meminta pengaktifan mode Parkir pada kecepatan di bawah 12 mil/jam (19 km/jam). Sistem mulai menurun hingga ketinggian Parkir ketika kecepatan kendaraan berada di bawah 6 mil/jam (9 km/jam). Fitur ini memastikan tercapainya ketinggian Parkir sebelum keluar dari kendaraan. Ketinggian di medan berat juga terbatas pada kecepatan menengah ke atas untuk mempertahankan tujuan kenyamanan berkendara.

Glosarium
A

Ayunan Suspensi

Ini adalah jangkauan ayunan roda vertikal yang dimungkinkan oleh suspensi dari hentakan penuh hingga pantulan penuh.

D

Diferensial Poros

Diferensial poros adalah sistem roda gigi yang terletak di tengah blok rangkaian poros yang dirancang untuk memungkinkan roda berputar dengan kecepatan yang berbeda saat menikung.

Diferensial Tengah — Beroda Gigi

Sistem roda gigi terletak di dalam diferensial tengah kendaraan 4x4 penuh waktu. Komponen ini digunakan untuk menyalurkan torsi ke poros penggerak depan dan belakang serta memungkinkan roda depan dan belakang berputar pada kecepatan yang berbeda saat menikung.

Diferensial Tengah

Diferensial tengah terpasang di belakang dan digerakkan oleh transmisi kendaraan. Komponen ini menyalurkan daya ke poros penggerak depan dan belakang di kendaraan Jeep ® 4x4 dan menawarkan rentang tinggi serta rendah. Untuk mengetahui seluruh lini diferensial tengah Jeep, bacalah bagian Bersiap.

Diferensial

Sistem roda gigi yang menyalurkan torsi ke roda penggerak, sembari juga memungkinkan roda berputar pada kecepatan yang berbeda ketika menikung. Kendaraan 4x4 memiliki diferensial pada poros depan dan belakang.

Diferensial Minim Selip

Menghadirkan fungsi dasar yang sama dengan diferensial poros, namun dengan keuntungan tambahan: ketika roda penggerak mulai berputar akibat berada di permukaan yang licin, diferensial minim selip secara otomatis mengirimkan torsi ke roda yang berlawanan guna membantu meningkatkan traksi.

Diferensial Pengunci

Menyediakan traksi secara konsisten dengan "mengunci" batang poros bersamaan ketika pengemudi menginginkannya. Diferensial pengunci tidak memungkinkan perbedaan kecepatan pada roda dan tidak dapat digunakan pada jalan beraspal yang kering.

Diferensial Tengah Standar

Terletak di diferensial tengah pada beberapa kendaraan berpenggerak empat roda penuh waktu, prinsip kerja komponen ini sama dengan diferensial terbuka di poros, namun dengan rancangan yang lebih ringkas. Komponen ini menggunakan seperangkat roda gigi episiklik, dengan roda gigi episiklik yang mengitari roda gigi matahari dan berada dalam roda gigi cincin.

G

Gesekan Daya Tarikan

Hambatan permukaan terhadap gerakan relatif pada saat bodi meluncur atau miring (body sliding atau rolling).

Ground Clearance

Jangan biarkan bagian bawah kendaraan Anda terendam ketika melibas lumpur—cukup lewati kayu, bebatuan, dan jalan tanah yang tidak rata agar bagian bawah kendaraan Anda tidak mengalami kerusakan. Fitur kendaraan 4x4 Jeep ® Trail Rated ® menghadirkan sudut datang, pergi, dan patahan jalan yang ideal agar Anda bebas dari kekhawatiran.

Ground Clearance (Jarak dari Tanah) Efektif

Jarak dari tanah hingga titik terendah di antara poros.

H

Hentakan/Pantulan

Pergerakan roda yang memampatkan suspensinya. Apabila roda menghentak sepenuhnya, berarti kendaraan berada pada batas atas ayunan roda. Lawan dari hentakan ialah pantulan — atau pergerakan roda yang mengurangi suspensi kendaraan.

J

Jangkauan Vertikal Poros (Axle Articulation)

Kemampuan satu poros bergerak mengikuti sasis. Ini adalah ukuran seberapa mudah ban tetap menapak pada tanah (dan mempertahankan traksi) di medan yang sangat bergelombang.

K

Kait Derek

Kait derek baja bagi kerja berat yang terdapat di depan dan belakang kendaraan menyediakan titik pemasangan untuk tali snatch-em serta kabel baja (lihat bagian Kiat Mengemudi di Medan Berat) seandainya kendaraan Anda terjebak di sana.

Kampas Kopling

Rangkaian pelat baja dalam diferensial tengah yang diterapkan pada banyak sistem 4x4 manual dan otomatis. Satu set pelat dipasang pada penghubung gigi kopling pada poros penggerak belakang; set lainnya dipasang pada teromol kopling yang melekat pada poros penggerak depan. Rumah kopling biasanya diisi dengan cairan kental berjenis silikon yang melekat pada cakram yang ketika dipanaskan oleh gesekan selip akan langsung mengembang demi membantu mengalihkan torsi. Penggunaan kampas kopling juga dapat dikendalikan secara elektronik.

Kecepatan Roda Gigi Tertinggi yang Lambat

"Rasio roda gigi tertinggi" adalah rasio roda gigi terendah di kendaraan dan ditentukan dengan cara mengalikan rasio roda gigi pertama dengan rasio rentang bawah dan rasio poros.

Kopling dengan kontrol Elektronik

Mengelola pembagian torsi dari roda depan hingga belakang tanpa masukan pengemudi untuk menunjang performa yang halus dan otomatis.

Kontrol Menuruni Tanjakan (Hill Descent Control)

Sistem ini dilengkapi pengereman dengan sistem rem antiterkunci (antilock brake system) untuk mengendalikan gerakan mobil saat menuruni tanjakan. Sistem ini juga memungkinkan kendaraan menuruni tanjakan di medan yang sulit dengan mulus dan terkendali tanpa perlu menginjak pedal rem. Apabila kendaraan menambah kecepatan tanpa adanya masukan dari pengemudi, sistem akan mengerem secara otomatis untuk memperlambat kecepatan kendaraan yang dimaksud

Kopling Basah

Perangkat yang sensitif terhadap kecepatan terpasang pada diferensial tengah yang menyalurkan torsi kemudi di antara poros penggerak depan dan belakang saat terjadi selip roda. Kopling basah biasa digunakan pada kendaraan penggerak empat roda serta kendaraan dengan sistem kemudi otomatis dan penggerak empat roda manual.

M

Maneuverability

Atletis. Lincah. Trail Rated ®. Kendaraan Jeep ® 4x4 memiliki rancangan kaki-kaki yang mampu menelusuri celah sempit, menghindari kondisi darurat, dan mencegah kerusakan eksterior hingga bagian bawah bodi kendaraan berkat kemudi yang presisi serta sumbu roda yang ideal. Rusa pun tidak dapat menandingi gerakannya.

Momentum lompatan (Crow Hop)

Kendaraan bergetar dan roda meninggalkan jejak karena kondisi sistem transmisi yang terkunci. Hal ini biasanya disebabkan oleh pengoperasian kendaraan berbasis 4x4 atau mode 4x4 part-time di jalan aspal kering.

N

Netral

Apabila tuas pemindah gigi berada dalam posisi ini, poros depan dan belakang berputar bebas. Terkadang digunakan untuk menderek kendaraan Jeep ® pada kendaraan lain (misalnya rumah mobil), sehingga tidak perlu melepaskan poros penggerak. Juga digunakan dalam proses perpindahan ke 4-Low.

P

Pegas

Pegas berbahan logam fleksibel yang dapat ditekan atau diregangkan sepanjang poros tengahnya tanpa mengalami perubahan bentuk permanen. Pegas menopang berat kendaraan sekaligus memungkinkan roda berayun naik dan turun ketika melewati polisi tidur.

Pelindung Bagian Bawah

Membantu melindungi bagian bawah kendaraan dari kerusakan saat berkendara di medan berat.

Penggerak Empat Roda

Sistem transmisi yang menggunakan diferensial tengah untuk menyalurkan daya mesin antara poros depan dan belakang guna menggerakkan keempat roda. Sistem penggerak empat roda penuh waktu menggunakan diferensial tengah yang memungkinkan poros penggerak depan dan belakang berbelok pada kecepatan berbeda sehingga memungkinkan penggunaan pada jalan aspal kering untuk kondisi mengemudi normal. Sistem paruh waktu tidak menggunakan diferensial tengah dan wajib dioperasikan hanya dalam mode penggerak dua roda pada kondisi mengemudi normal. Pada sistem paruh waktu, mode penggerak empat roda hanya akan digunakan ketika di medan berat atau pada permukaan basah atau licin. Pengunci Poros Depan

Pengunci Poros Depan

Komponen mekanis atau yang dioperasikan oleh vakum umumnya digunakan pada model berpenggerak empat roda untuk menghubungkan dan memutuskan torsi kemudi menuju poros depan. Pada saat berpindah dari mode penggerak empat roda menuju penggerak dua roda, sistem melepaskan poros depan dari poros penggerak depan, sehingga roda depan tidak perlu memutar poros depan. Hal ini menekan keausan, kebisingan, dan konsumsi bahan bakar yang tidak diperlukan oleh poros penggerak depan.

Penggerak Dua Roda

Apabila tuas pemindah gigi berada dalam posisi ini, poros depan berputar dengan bebas selagi daya disalurkan ke poros belakang dan roda yang kemudian mengendalikan kendaraan.

Poros

Bagian berupa logam keras yang menghubungkan roda depan dan/atau roda belakang bersamaan. Komponen suspensi yang terhubung ke poros dan rangka bodi kendaraan.

Poros penggerak

Poros yang menghubungkan poros keluaran transmisi dengan poros diferensial penggerak roda gigi. Kendaraan berpenggerak empat roda yang menggunakan sistem ini menambahkan poros penggerak kedua dari diferensial tengah menuju diferensial depan.

R

Rangkaian Keluaran Yoke Tetap

Secara efektif mengelola keluaran dari diferensial tengah dan membantu memastikan pengoperasian sistem transmisi yang halus serta tahan lama.

Rasio Roda Gigi Tertinggi

Hal ini sangat penting untuk jalan medan berat yang memiliki tanjakan dan turunan bukit terjal. Ini adalah rasio penggerak akhir kendaraan di Rentang Bawah dan di roda gigi terendah. Rasio ini memungkinkan kendaraan Jeep ® "merayap" (tanpa menginjak pedal gas) pada kecepatan yang sangat rendah. Pada dasarnya, kendaraanlah yang beroperasi sepenuhnya. Rasio roda gigi tertinggi ditentukan dengan formula ini: rasio roda gigi pertama x rasio poros belakang x rasio 4x4 Rentang Bawah. Semakin tinggi angkanya, semakin baik pula kemampuan kendaraan di medan berat.

Rentang Atas

Mode 4x4 digunakan untuk penggunaan di jalan raya atau medan berat yang relatif mudah dilalui.

Rentang Bawah

Mode 4x4 digunakan untuk kondisi medan berat yang ekstrem.

S

Sudut Patahan Jalan

Derajat kemiringan yang menentukan jalur melandai atau bukit tertinggi yang dapat dilalui kendaraan tanpa menggores rangka dan komponen bagian bawah bodi kendaraan.

Shift-on-the-Fly

Kemampuan untuk berpindah dari penggerak dua roda menuju penggerak empat roda ketika kendaraan bergerak

Sistem Kontrol Traksi Rem

Pengiriman torsi dari satu roda ke roda lain pada poros yang sama ketika kondisi selip roda terdeteksi.

Sudut Datang

Berawal dari permukaan tanah, inilah derajat kemiringan yang dapat dilalui kendaraan tanpa menggores atau membentur bagian bawah depan kendaraan. Inilah pertanda hebat atas kemampuan mengarahkan kendaraan di medan berat yang cukup menantang, seperti bebatuan dan bekas gelondongan kayu. Julur pendek di depan menciptakan sudut datang yang besar, sehingga meningkatkan kemampuan kendaraan di medan berat.

Sudut Pergi

Saat kembali ke permukaan tanah dari tanjakan, sudut ini menandakan derajat kemiringan yang dapat dilintasi oleh kendaraan tanpa menggores atau membentur bagian bawah belakang mobil.

T

Traction

Traksi di 4x4 setara dengan daya cengkeram pada Aspal. Traksi Trail Rated ® membantu menjaga kendali kendaraan Anda di medan yang ekstrem, kondisi licin (basah, lumpur, salju), dan pada tanjakan curam.

Transmisi

Mekanisme yang mengalihkan torsi menuju daya kemudi yang dapat digunakan melalui penggunaan rangkaian roda gigi. Rangkaian roda gigi ini menggandakan torsi mesin dalam berbagai jumlah untuk memenuhi permintaan kemudi khusus.

Transmisi Variabel Berkelanjutan

Transmisi tanpa perlu diinjak yang menggunakan rumah roller untuk menyalurkan torsi mesin.

Ayunan Suspensi

Ini adalah jangkauan ayunan roda vertikal yang dimungkinkan oleh suspensi dari hentakan penuh hingga pantulan penuh.

Diferensial Poros

Diferensial poros adalah sistem roda gigi yang terletak di tengah blok rangkaian poros yang dirancang untuk memungkinkan roda berputar dengan kecepatan yang berbeda saat menikung.

Diferensial Tengah — Beroda Gigi

Sistem roda gigi terletak di dalam diferensial tengah kendaraan 4x4 penuh waktu. Komponen ini digunakan untuk menyalurkan torsi ke poros penggerak depan dan belakang serta memungkinkan roda depan dan belakang berputar pada kecepatan yang berbeda saat menikung.

Diferensial Tengah

Diferensial tengah terpasang di belakang dan digerakkan oleh transmisi kendaraan. Komponen ini menyalurkan daya ke poros penggerak depan dan belakang di kendaraan Jeep ® 4x4 dan menawarkan rentang tinggi serta rendah. Untuk mengetahui seluruh lini diferensial tengah Jeep, bacalah bagian Bersiap.

Diferensial

Sistem roda gigi yang menyalurkan torsi ke roda penggerak, sembari juga memungkinkan roda berputar pada kecepatan yang berbeda ketika menikung. Kendaraan 4x4 memiliki diferensial pada poros depan dan belakang.

Diferensial Minim Selip

Menghadirkan fungsi dasar yang sama dengan diferensial poros, namun dengan keuntungan tambahan: ketika roda penggerak mulai berputar akibat berada di permukaan yang licin, diferensial minim selip secara otomatis mengirimkan torsi ke roda yang berlawanan guna membantu meningkatkan traksi.

Diferensial Pengunci

Menyediakan traksi secara konsisten dengan "mengunci" batang poros bersamaan ketika pengemudi menginginkannya. Diferensial pengunci tidak memungkinkan perbedaan kecepatan pada roda dan tidak dapat digunakan pada jalan beraspal yang kering.

Diferensial Tengah Standar

Terletak di diferensial tengah pada beberapa kendaraan berpenggerak empat roda penuh waktu, prinsip kerja komponen ini sama dengan diferensial terbuka di poros, namun dengan rancangan yang lebih ringkas. Komponen ini menggunakan seperangkat roda gigi episiklik, dengan roda gigi episiklik yang mengitari roda gigi matahari dan berada dalam roda gigi cincin.

Gesekan Daya Tarikan

Hambatan permukaan terhadap gerakan relatif pada saat bodi meluncur atau miring (body sliding atau rolling).

Ground Clearance

Jangan biarkan bagian bawah kendaraan Anda terendam ketika melibas lumpur—cukup lewati kayu, bebatuan, dan jalan tanah yang tidak rata agar bagian bawah kendaraan Anda tidak mengalami kerusakan. Fitur kendaraan 4x4 Jeep ® Trail Rated ® menghadirkan sudut datang, pergi, dan patahan jalan yang ideal agar Anda bebas dari kekhawatiran.

Ground Clearance (Jarak dari Tanah) Efektif

Jarak dari tanah hingga titik terendah di antara poros.

Hentakan/Pantulan

Pergerakan roda yang memampatkan suspensinya. Apabila roda menghentak sepenuhnya, berarti kendaraan berada pada batas atas ayunan roda. Lawan dari hentakan ialah pantulan — atau pergerakan roda yang mengurangi suspensi kendaraan.

Jangkauan Vertikal Poros (Axle Articulation)

Kemampuan satu poros bergerak mengikuti sasis. Ini adalah ukuran seberapa mudah ban tetap menapak pada tanah (dan mempertahankan traksi) di medan yang sangat bergelombang.

Kait Derek

Kait derek baja bagi kerja berat yang terdapat di depan dan belakang kendaraan menyediakan titik pemasangan untuk tali snatch-em serta kabel baja (lihat bagian Kiat Mengemudi di Medan Berat) seandainya kendaraan Anda terjebak di sana.

Kampas Kopling

Rangkaian pelat baja dalam diferensial tengah yang diterapkan pada banyak sistem 4x4 manual dan otomatis. Satu set pelat dipasang pada penghubung gigi kopling pada poros penggerak belakang; set lainnya dipasang pada teromol kopling yang melekat pada poros penggerak depan. Rumah kopling biasanya diisi dengan cairan kental berjenis silikon yang melekat pada cakram yang ketika dipanaskan oleh gesekan selip akan langsung mengembang demi membantu mengalihkan torsi. Penggunaan kampas kopling juga dapat dikendalikan secara elektronik.

Kecepatan Roda Gigi Tertinggi yang Lambat

"Rasio roda gigi tertinggi" adalah rasio roda gigi terendah di kendaraan dan ditentukan dengan cara mengalikan rasio roda gigi pertama dengan rasio rentang bawah dan rasio poros.

Kopling dengan kontrol Elektronik

Mengelola pembagian torsi dari roda depan hingga belakang tanpa masukan pengemudi untuk menunjang performa yang halus dan otomatis.

Kontrol Menuruni Tanjakan (Hill Descent Control)

Sistem ini dilengkapi pengereman dengan sistem rem antiterkunci (antilock brake system) untuk mengendalikan gerakan mobil saat menuruni tanjakan. Sistem ini juga memungkinkan kendaraan menuruni tanjakan di medan yang sulit dengan mulus dan terkendali tanpa perlu menginjak pedal rem. Apabila kendaraan menambah kecepatan tanpa adanya masukan dari pengemudi, sistem akan mengerem secara otomatis untuk memperlambat kecepatan kendaraan yang dimaksud

Kopling Basah

Perangkat yang sensitif terhadap kecepatan terpasang pada diferensial tengah yang menyalurkan torsi kemudi di antara poros penggerak depan dan belakang saat terjadi selip roda. Kopling basah biasa digunakan pada kendaraan penggerak empat roda serta kendaraan dengan sistem kemudi otomatis dan penggerak empat roda manual.

Maneuverability

Atletis. Lincah. Trail Rated ®. Kendaraan Jeep ® 4x4 memiliki rancangan kaki-kaki yang mampu menelusuri celah sempit, menghindari kondisi darurat, dan mencegah kerusakan eksterior hingga bagian bawah bodi kendaraan berkat kemudi yang presisi serta sumbu roda yang ideal. Rusa pun tidak dapat menandingi gerakannya.

Momentum lompatan (Crow Hop)

Kendaraan bergetar dan roda meninggalkan jejak karena kondisi sistem transmisi yang terkunci. Hal ini biasanya disebabkan oleh pengoperasian kendaraan berbasis 4x4 atau mode 4x4 part-time di jalan aspal kering.

Netral

Apabila tuas pemindah gigi berada dalam posisi ini, poros depan dan belakang berputar bebas. Terkadang digunakan untuk menderek kendaraan Jeep ® pada kendaraan lain (misalnya rumah mobil), sehingga tidak perlu melepaskan poros penggerak. Juga digunakan dalam proses perpindahan ke 4-Low.

Pegas

Pegas berbahan logam fleksibel yang dapat ditekan atau diregangkan sepanjang poros tengahnya tanpa mengalami perubahan bentuk permanen. Pegas menopang berat kendaraan sekaligus memungkinkan roda berayun naik dan turun ketika melewati polisi tidur.

Pelindung Bagian Bawah

Membantu melindungi bagian bawah kendaraan dari kerusakan saat berkendara di medan berat.

Penggerak Empat Roda

Sistem transmisi yang menggunakan diferensial tengah untuk menyalurkan daya mesin antara poros depan dan belakang guna menggerakkan keempat roda. Sistem penggerak empat roda penuh waktu menggunakan diferensial tengah yang memungkinkan poros penggerak depan dan belakang berbelok pada kecepatan berbeda sehingga memungkinkan penggunaan pada jalan aspal kering untuk kondisi mengemudi normal. Sistem paruh waktu tidak menggunakan diferensial tengah dan wajib dioperasikan hanya dalam mode penggerak dua roda pada kondisi mengemudi normal. Pada sistem paruh waktu, mode penggerak empat roda hanya akan digunakan ketika di medan berat atau pada permukaan basah atau licin. Pengunci Poros Depan

Pengunci Poros Depan

Komponen mekanis atau yang dioperasikan oleh vakum umumnya digunakan pada model berpenggerak empat roda untuk menghubungkan dan memutuskan torsi kemudi menuju poros depan. Pada saat berpindah dari mode penggerak empat roda menuju penggerak dua roda, sistem melepaskan poros depan dari poros penggerak depan, sehingga roda depan tidak perlu memutar poros depan. Hal ini menekan keausan, kebisingan, dan konsumsi bahan bakar yang tidak diperlukan oleh poros penggerak depan.

Penggerak Dua Roda

Apabila tuas pemindah gigi berada dalam posisi ini, poros depan berputar dengan bebas selagi daya disalurkan ke poros belakang dan roda yang kemudian mengendalikan kendaraan.

Poros

Bagian berupa logam keras yang menghubungkan roda depan dan/atau roda belakang bersamaan. Komponen suspensi yang terhubung ke poros dan rangka bodi kendaraan.

Poros penggerak

Poros yang menghubungkan poros keluaran transmisi dengan poros diferensial penggerak roda gigi. Kendaraan berpenggerak empat roda yang menggunakan sistem ini menambahkan poros penggerak kedua dari diferensial tengah menuju diferensial depan.

Rangkaian Keluaran Yoke Tetap

Secara efektif mengelola keluaran dari diferensial tengah dan membantu memastikan pengoperasian sistem transmisi yang halus serta tahan lama.

Rasio Roda Gigi Tertinggi

Hal ini sangat penting untuk jalan medan berat yang memiliki tanjakan dan turunan bukit terjal. Ini adalah rasio penggerak akhir kendaraan di Rentang Bawah dan di roda gigi terendah. Rasio ini memungkinkan kendaraan Jeep ® "merayap" (tanpa menginjak pedal gas) pada kecepatan yang sangat rendah. Pada dasarnya, kendaraanlah yang beroperasi sepenuhnya. Rasio roda gigi tertinggi ditentukan dengan formula ini: rasio roda gigi pertama x rasio poros belakang x rasio 4x4 Rentang Bawah. Semakin tinggi angkanya, semakin baik pula kemampuan kendaraan di medan berat.

Rentang Atas

Mode 4x4 digunakan untuk penggunaan di jalan raya atau medan berat yang relatif mudah dilalui.

Rentang Bawah

Mode 4x4 digunakan untuk kondisi medan berat yang ekstrem.

Sudut Patahan Jalan

Derajat kemiringan yang menentukan jalur melandai atau bukit tertinggi yang dapat dilalui kendaraan tanpa menggores rangka dan komponen bagian bawah bodi kendaraan.

Shift-on-the-Fly

Kemampuan untuk berpindah dari penggerak dua roda menuju penggerak empat roda ketika kendaraan bergerak

Sistem Kontrol Traksi Rem

Pengiriman torsi dari satu roda ke roda lain pada poros yang sama ketika kondisi selip roda terdeteksi.

Sudut Datang

Berawal dari permukaan tanah, inilah derajat kemiringan yang dapat dilalui kendaraan tanpa menggores atau membentur bagian bawah depan kendaraan. Inilah pertanda hebat atas kemampuan mengarahkan kendaraan di medan berat yang cukup menantang, seperti bebatuan dan bekas gelondongan kayu. Julur pendek di depan menciptakan sudut datang yang besar, sehingga meningkatkan kemampuan kendaraan di medan berat.

Sudut Pergi

Saat kembali ke permukaan tanah dari tanjakan, sudut ini menandakan derajat kemiringan yang dapat dilintasi oleh kendaraan tanpa menggores atau membentur bagian bawah belakang mobil.

Traction

Traksi di 4x4 setara dengan daya cengkeram pada Aspal. Traksi Trail Rated ® membantu menjaga kendali kendaraan Anda di medan yang ekstrem, kondisi licin (basah, lumpur, salju), dan pada tanjakan curam.

Transmisi

Mekanisme yang mengalihkan torsi menuju daya kemudi yang dapat digunakan melalui penggunaan rangkaian roda gigi. Rangkaian roda gigi ini menggandakan torsi mesin dalam berbagai jumlah untuk memenuhi permintaan kemudi khusus.

Transmisi Variabel Berkelanjutan

Transmisi tanpa perlu diinjak yang menggunakan rumah roller untuk menyalurkan torsi mesin.